SOAL JAWAB UJIAN NASIONAL (UAN)
Mengenai persiapan untuk ujian apa yang akan kita persapkan nanti, menghapalkan segala rumus dan teori, membuat resum, atau menyiapkan contekan, Tapi nih nasihat aku lo dengerin atau kagak terserah, jangan lagi ngelakuin ketidak jujuran. Semua tahu kalo perbuatan tidak jujur itu dosa,bagi yang masih percaya tentu tidak akan pernah ngelakuin.
Tapi ngomong-ngomong soal ujian, saya pernah terpikir seandainya dalam ujian nasional ini modelnya sama dengan ujian yang diberikan oleh Tuhan kita Allah SWT tentu tidak akan kita temui yang namanya kecewa saat pengumuman kelulusan, karena saya yakin nilai kita 10 semua. Tidak percaya ? coba anda bandingkan. Pernahkah guru /dosen kita dengan sengaja memberi soal ujian beserta jawabannya, dan sekaligus memberi nilai yang akan diterima, tidak pernahkan?. Saya pastikan tidak pernah karena selama saya menuntut ilmu belum pernah mengalami kejadian seperti itu.
Berbeda dengan ujian yang diberikan Allah kepada kita. Ketika kita diuji dalam kesusahan maka Allah bemaberikan jawabannya agar bersabar beserta imbalan bagi yang yang besabar, dan bagi yang mencari jawaban lain pun akan diberitahu juga balasannya. Ketika diuji dengan kemewahan Allah juga memberikan jawabannya dan imbalannya. ketika ada soal tentang Ekonomi Allah Menjawab ex. melarang riba,larangan privatisasi hak milik umum dll. saat ada soal tentang Kriminal Allah menyediakan jawaban tentang Qisas, hukum berat bagi perampok dll.Pokoknya ketika kita menerima ujian dari Allah jawaban beserta nilainya pasti sudah diberikan, tidak ada yang luput dariNya.
Bahkan lebih kerennya lagi begitu lengkap jawaban yang telah diberikan Allah kepada kita melalui Al-Qur’an. Mulai menjawab ujian terhadap individu sampai menyangkut sisitem kehidupan (politik, ekonomi, sosial, kemasyarakatan, dll) yang tentunya telah ada pada firmanNya dan petuah yang disampaikan Rosul kita. Dan sekali lagi jika kita mencari jawaban lainnya, imbalan yang buruk pun akan kita terima sebagainam firanNya “Tidakkah kamu melihat orang-orang yang mengira dirinya beriman kepada apa saja yang diturunkan kepadamu serta apa saja yang diturunkan sebelummu? Mereka inggin berhukum kepada ‘taghut’, sedangkan mereka diperintahkan agar menolaknya. Sesungguhnya syaitan ingin menyesatkan dengan kesesatan yng sejauh-jauhnya.” Tentu kita tidak akan melakukan perbuatan seperti itu, yang inggin mengganti hukum Allah dengan hukum yang lain. Dan perbuatan itu tidaklah pantas bagi kita yang beriman kepada Allah.
Namun pada kenyataannya dalam menjawab persoalan hidup kita masih mrnggunakan jawaban lain. Al-Qur’an yang seharusnya sebagai jawaban terhadap politik, diganti dengan kapitalis-sekuler. Segala masalah mulai sistem ekonomi, pendidikan, kesehatan, sampai berpakaian diadopsi dari sistem diatas (kapitalis-sekuler). Bahkan segala perbuatan sehari-hari, harus diukur melalui demokratis atau tidak. Yang seolah-olah demokrasi adalah agama baru.‘Sekedar mengingatkan demokrasi adalah anak kandung dari sekuler’. Maka tidak mengherankan jika saat ini Allah menimpakan kesusahan yang silih berganti, segala urusan bukannya terselesaikan namun tambah melebarnya borok.
Kita tidak bisa tinggal diam dalam keadaan. Ujian yang semakin berat ini harus kita selesaikan dengan jawaban yang telah Allah berikan “Al-Qur’an”. Kita tidak akan pernah memperoleh nilai yang kita ingginkan jaka tidak segera mungkin mengganti demokrasi, kapitalis, sekuleris, liberalis yang selama ini sebagai jawaban dengan Islam. Kita mesti berjuang menegakkan Khilafah, karena hanya inilah yang menjamin sistem hidup sesuai Al-Qu’an. Allah Huakbar !!!!!!
January 11, 2008 at 8:00 am
yessss im agree with you
January 25, 2008 at 6:02 am
alhamdulillah, aku senang karena masih ada yang peduli akan bobroknya sistem demokrasi yang hanya membawa kerusakan di bumi ini.tapi, dalam uneg-uneg anda di atas,aku sempat bingung,karena anda bilang kita harus menegakkan kilafah agar syariat islam bisa tegak.yang jadi pertanyaan saya, bagaimana caranya??
February 5, 2008 at 3:50 am
@davi ibrahim
Bikin blog yang bisa membuat anda anda naik pitam dan bersama sama kami melakukan pembinaan dan penyadaran umat endnnn REVOLUSI
April 20, 2009 at 5:14 am
Yo kita bantai Demokrasi rame2….