Slogan gerakan mahasiswa atau gerakan mahasiswa hanya slogan

 

Monyet-monyet berdasi segeralah turun dari singgasanamu yang nyaman itu”pekik nada tinggi mahasiswa peserta aksi yang jengkel melihat orang-orang yang duduk di pemerintahan dengan segala kemewahan yang telah disediakan oleh negara. “mau jadi apa negeri ini jika dipegang oleh kalian wahai wakil rakyat?” teriakan peserta aksi itu langsung merespon seorang polisi yang menjaga aksi mereka “mereka itu jelas wakil rakyat dik, wakil rakyat = rakyat ingin sejahtera, mereka yang mewakili, rakyat ingin makmur, mereka yang mewakili, rakyat ingin mereka urus pornoaksi dan pornografi, mereka sendiri wakil yang melakukan pornografi dan pornoakasi”

Layaknya sebuah geakan mahasiswa seharusnya senantiasa memberikan masukan-masukan bagi pemerintahan yang sedang berjalan, namun yang sesunguhnya terjadi bahkan gerakan mahasiswa itu sendiri tidak berusaha memberikan solusi atas permasalahan yang ada di Indonesia. Hal ini dapat terlihat dari setiap argumen yang digunakan di dalam suatu gerakan mahasiswa hanya terbatas pada solusi yang justru memperparah keadaan. Diantaranya adalah mengutip dari diskusi mahasiswa di universitas diponegoro (gwe diundang), sebuah gerakan mahasiswa menyatakan dirinya sebagai gerakan mahasiswa ekstra parlemen namun menyerukan untuk masuk ke parlemen. Mengontrol tetapi justru terjebak dalam sistem yang akan di ubah. Terkadang keberadaan mahasiswa sebagai agent of change seakan mulai pudar karena termakan kebijakan mereka yang terlalu lunak sehingga mampu terbawa arus dan menjadikan mereka sebagai corong kekuasaan.

Mencari keberadaan gerakan organisasi kemahasiswaan yang tetap mempertahankan idealisme mereka yakni senantiasa mengoreksi segala bentuk kesalahan yang dilakukan oleh penguasa seperti halnya mencari jarum dalam jerami jika tatkala orang yng hendak mencari gerakan mahsiswa yang idealisme hanya bermodalkan melihat dari kulit dan permukaan saja. Modal yang dapat dijadikan sebagai patokan, standar dalam mencari dan bergabung dalam gerakan mahasiswa yang tidak hanya slogan perubahan semata antara lain sebuah gerakan tidak pernah mengubah kebijakn dasar dari pola gerak mereka, baik tahapan teoritis, maupun teknis dilapangan. Sebagai contoh adalah sebuah gerakan mahasiswa yang perpegang teguh pada idealisme dan slogan utama mereka selalu menyikapi segala bentuk permasalahn yang ada di tingkat kampus, lokal, regional maupun nasional bahkan internasional mereka mampu memberikan solusi jamngka pendek dan solusi utama atas permasalahn yang terjaid di tengah masyarakat. Jika sebuah gerakan mahasiswa tidak mempu menyelesaikan permasalahan justru menmbah permasalahn baru yakni tidak mampu memberkan solusii utama maka sesungguhnya gerakan mahsiswa itu hanya slogan. Perlu disoroti secara khusus adalah gerakan mahasiswa yang notabene menjustifikasi sebagai gerakan mahasiswa islam tetapi tidak pernah dalam kehidupan budaya pergerakan mereka membicarakan Islam,sistem-sistemnya, aturan menyeluruhnya. Disaat merea berkoar-koar demonstrasi tentang sebuah permasalahn di tengah masyarakat, namun tidak meberikan solusi hanya mengungkap fakta tambahan. Apa masyarakat terpuaskan dengan hanya menyampaikan fakta?

Sebuah renungan bagi mahasiswa yang tertarik mengenal sebuah gerakan mahasiswa yang tidak hanya sebuah s,logan yakni perubaghan, yakni lihatlah platform yang dibawa gerakan tersebut, apa solusi utam dari setiap permahalah yang ada?apakah Islam menjadi standar utama dalam memberikan solusi?jangan terjebak pada label keislaman yang tertera dalam gerakan mereka. Kejernihan berfikir, gemerlang dalam menyikapi permasalahn masyarakat secara umum dan seharusna kita menonjolkan idealisme kita selaku muslim sejati yakni tidak gentar dalam menyerang ide-ide bathil yang menyerang eksistensi islam, baik itu sekularisme, pluralisme, sinkretisme.

Penuitup dari orasi isi adalah ssbuah ayat asl quran yang mengarahkan kita untuk hijrah, lakuakan perubahan, bersatu dalam gerkan dakwah

Writer : anarcho

7 Responses to “Slogan gerakan mahasiswa atau gerakan mahasiswa hanya slogan”

  1. gmn yah cara nya biar gak cuma mahasiswa yg bergerak?? gak mengandalkan gerakan mahasiswa..??

    para karyawan…
    hijrah yok..
    :D

  2. Anti KApiTalis Says:

    Ayuuuk kbetulan gw masih mahasiswa jadi nulisnya ya gerakan mahasiswa…gimana kalo….gerakan buruh…atau gerakan lurah …..pasti oke punya tuh…..

  3. El_Khotes Says:

    ora to kang…!!!
    sampean ki mahasiswa cap opo…???
    koyo iyo…iyo….O wae….!!!
    sampean pernah ngitung berapa penghasilan petani dalam satu hari, atau mungkin satu bulan bahkan sampai satu tahun.
    bayangkan seorang petani yang mempunyai lahan minimal setengah hektar, itupun hasilnya untuk menghidupi keluarga dan setiap KK 4 orang, ya… hasilnya buat makan, buat nyekolahin anak2 mereka DLL.
    kiro-kiro cukup opo ora, gek umpomo bangkrut-yo bangkrut piro!
    soale aq dewe ki anake petani dadi sing dadi tulisanku iki yo perkoro kesejahteraane wong tani.
    kang……. “Waallahul al-muwafiq illa aqwam at-thariq”

  4. Anti KApiTalis Says:

    @ el-khotes
    cap gadjah duduk,ndudukin sampah negeri heh..e
    makanya…kepada seluruh petani INDONESIA mari bergerak bersatu tegakkan ideologi islam…pasti deh kesejahteraan t\kejamin

  5. Salam,

    Saya tidak terlalu tahu antum, tapi yang jelas kemarin sempet dolan ke blog sederhana nan tak terwawat, komunitas embun pagi khan? soal artikel tanggapan yang mestinya diemailkan aja di gmail aja, pasti dipost ulang, klo di comment khan jarang yang mbaca to?
    eh tapi saya blom sempet komentar, lagi banyak kerja dunggu deadline ne…ntar tak komentari soal filsafat-aksiologi itu ya…klo sempet ne, gak terlalu janji…

    ihdina al-syirat al-mustaqim…

    Salam,

    Edi Subkhan

  6. salam. ana baru terbaca blog anta ni. respon pasal slogan gerakan mahasiswa @ gerakan mahasiswa hanya slogan benar-benar menarik minat ana. ini sebabnya mahasiswa mengaku memperjuangkan hak mahasiswa itu sendiri tetapi mereka tidak menjadikan @ menjulang keizzahan kalimah LA ILA HA ILLALLAH menyebabkan gerakan mahasiswa sekarang mundur dan makin terjunam.

  7. Salam,
    Gerakan mahasiswa ada yang bergerak intern kampus dan ekstern kampus. Keberhasilan gerak harus berfokus pada kesungguhan aktivis, solidaritas, plus bentuk gerakan itu sendiri. Kampus biasanya pro terhadap gerakan yang pro terhadap kebijakan kampus itu sendiri — cari celah—- kebijakan apa yang sama-sama kompromi supaya ukhuwah terjalin. Tapi, untuk hal-hal yang no compromise memang kudu terus diperjuangkan- jangan patah semangat. Permainan juga kudu cantiq – memikat para mahasiswa n petinggi kampus- yang penting ga ngehalalin segala cara. Just rebel with a cause. Don’t make boulevard of broken dream. F##k d system !!!

Leave a Reply